Category Archives: REVIEW JAM TANGAN

Wajah baru Baby-G setelah 25 tahun!

24 Jan 19
radatime
, , , , , , , , , , , , , , ,
No Comments

Berdasarkan sejarahnya, jam tangan Baby-G pertama kali diluncurkan pada tahun 1994 sebagai alternatif bagi para wanita yang menyukai jam tangan G-Shock namun tentunya memiliki beberapa keterbatasan untuk menggunakan jam tangan G-Shock, misalnya ukuran diameter G-Shock yang terlalu besar. Baby-G juga terinspirasi dari “ketangguhan” Casio G-Shock, namun dirancang ulang dengan menampilkan case yang lebih ramping dan estetika feminim yang terdapat disetiap desainnya.

Sejak peluncurannya, Baby-G dianggap sebagai lawan dari “kakak laki-lakinya” yaitu G-Shock. Baby-G merupakan jam tangan yang dilengkapi fungsionalitas hebat layaknya G-Shock. Jam tangan Baby-G tahan goncangan dan tahan air dengan beberapa alarm harian dan fungsi stopwatch. Tak hanya populer dikalangan remaja masa kini, Baby-G juga sangat populer dikalangan artis papan atas Hollywood.

Tepat pada tanggal 08 Januari 2019, Casio meluncurkan jam tangan Baby-G edisi terbaru untuk menghormati 25 tahun Baby-G berkiprah. Jam tangan terbaru ini mengambil desain DW520 yang merupakan model dari Baby-G pertama. BGD525 yang baru ini menawarkan case dan band semi-transparan, dengan tali jam terbuat dari bahan resin. Resin sendiri adalah  dan bagian muka dilengkapi dengan pelindung dari goncangan eksternal yang juga menciptakan kesan retro 90-an. Logo model ini adalah satu karakter “G”, serta warna biru, ungu, dan pink yang dikombinasikan untuk menciptakan ulang tampilan model asli. Penutup belakang model ini dihiasi dengan logo khusus untuk memperingati hari jadi BABY-G yang ke-25. Logo ini juga terdapat pada kemasan, dengan desain keren bergaya “jalanan”.

 

Bagi para pecinta Baby-G tentu saja kedatangan jam tangan cantik spesial edisi ini sangat ditunggu dan dinantikan. Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu tertarik untuk memiliki si cantik ini? Nantikan kedatangannya segera hanya di RADATIME!

Apa itu Eco-Drive dan bagaimana cara kerjanya? Temukan jawabannya sekarang!

17 Dec 18
radatime
, , , , , , , , , , , , , , , , ,
No Comments

Banyak masyarakat yang sering kebingungan dengan bagaimana sebenarnya jam tangan Eco Drive bekerja? Bagaimana bisa cahaya matahari dan cahaya lampu LED bisa menjadi tenaga dan menggerakkan sebuah jam tangan dan juga membuatnya tetap akurat hanya dengan cahaya.

Disini, kita akan sama-sama mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini.

Sejak awal ditemukan, jam tangan bergantung pada sumber energi mekanik yang berasal dari mesin-mesin atau mainspring pada sebuah jam tangan untuk menggerakkannya. Karena keakuratannya yang dinilai tidak begitu baik, mulai bermunculan sebuah teknologi baru yang dikembangkan oleh Seiko, Jepang. Yaitu, jam tangan bertenaga baterai yang tentunya memiliki keakuratan yang lebih baik dari jam tangan mekanik.

Meskipun berhasil menjadi populer karena keakuratannya, jam tangan bertenaga baterai masih banyak menimbulkan pro dan kontra di berbagai kalangan. Hal ini terjadi dikarenakan pada saat itu teknologi baterai yang belum secanggih saat ini masih menggunakan material yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. ini lah yang membuat beberapa produsen jam tangan yang mengembangkan teknologi baterai mulai mencari alternatif material pembuat baterai yang lebih aman untuk tetap memastikan keberlangsungan bisnis mereka pada saat itu.

 

Dan menyadari hal itu, Citizen mencoba membuat sebuah gebrakan baru di dunia jam tangan dengan meluncurkan jam tangan ramah lingkungan dengan tenaga cahaya sebagai sumbernya. Jam tangan pertama dari Citizen ini diberi nama Citizen Quartz Crystron Solar Cell, peluncuran jam ini menjadikan Citizen sebagai pelopor pembuatan jam tangan yang mengandalkan cahaya matahari sebagai tenaganya. Teknologi yang dibuat oleh Citizen ini adalah sebuah panel surya yang berguna menangkap cahaya yang masuk ke jam tangan, kemudian cahaya tersebut diubah menjadi energi listrik oleh panel surya yang kemudian mulai mengisi daya pada kapasitor. Kapasitor berguna untuk mengalirkan daya listrik kepada motor penggerak jarum jam.

Seiring dengan perkembangannya jam tangan yang memiliki tenaga cahaya sebagai penggeraknya ini dinamakan sebagai Eco-Drive. Nama ini diberikan sebagai pengakuan atas asal usul teknologi yang sangat ramah lingkungan. Apa lagi seiring dengan perkembangannya cahaya yang dapat dijadikan sebagai energi bukan hanya sinar matahari melainkan cahaya lampu yang redup sekalipun.

Selain keunggulannya yang menjadikan jam tangan ini ramah lingkungan, teknologi Eco-Drive ini juga bisa bertahan hingga berbulan-bulan bahkan saat tidak terkena cahaya ketika disimpan. Keuntungan lainnya adalah jam yang memiliki sumber tenaga sendiri ini tidak memerluan penggantian baterai secara rutin. Dengan hal ini teknologi Eco-Dive juga mengurangi limbah berbahaya baterai yang terus menerus dibuang.

Sebagai masyarakat yang mendukung pencegahan “Global Warming” seharunya kita juga menggunakan jam tangan dengan material yang ramah lingkungan seperti dari Citizen ini. Segera klik gambar di bawah ini untuk mendapatkan diskon 45% untuk semua jam tangan dari Citizen yang ada di RADATIME. Yuk, ikut menyelamatakan dunia dan memulainya dari hal kecil bersama RADATIME.

Adu Kecanggihan Antara Jam Tangan Automatic dan Kinetic. Kamu Pilih Mana?

30 Nov 18
radatime
, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
No Comments

Setelah sempat membahas perbedaan jam tangan Analog dan jam tangan Digital. Kali ini RADATIME akan membahas mengenai perbedaan jam tangan Automatic dengan jam tangan Kinetic. Seperti namanya, Automatic dan Kinetic memiliki akhiran sama –tic yang berarti kedua jam tangan ini menggunakan tenaga gerak untuk mengisi daya.

Movement pada jam tangan Automatic dan Kinetic sama-sama menggunakan rotor yang berfungsi sebagai pengisi daya ketika digerakkan secara digoyang-goyangkan sehingga membuat rotornya bergerak memutar didalam belakang case kemudian mesin-mesin didalamnya akan menyimpan tenaga tersebut dalam jangka waktu yang terbatas.

Namun bukan kesamaan jam tangan Automatic dan Kinetic yang akan kita bahas hari ini, melainkan perbedaannya.

  1. Jam tangan Automatic (otomatis)

Pada jam tangan otomatis tidak terdapat perangkat elektronik satupun. Semua komponen penggerak dari jam tangan otomatis murni ditenagai oleh mainspring atau per- utama, yang “diisi” melalui putaran pada rotor jam tangan. Pada jam tangan manual winding pengisian daya dilakukan dengan memutar crown pada jam tangan kearah atas. Dan untuk jam tangan otomatis pengisian daya dilakukan tanpa memutar crown, melainkan menggunakan pergerakan rotor pada bagian belakang case jam tangan.

Daya hasil putaran rotor disimpan pada mainspring yang kemudian disalurkan ke roda-roda gir dalam mesin jam tangan hingga jarum jam dapat bergerak dan menunjukkan waktu dan fungsi-fungsi yang terdapat dalam jam tesebut. Semua dilakukan secara mekanikal tanpa menggunakan listrik sedikitpun.

Pada umumnya jam tangan otomatis memiliki penunjuk daya rotor yang disebut Power Reserve. Power Reserve pada jam tangan otomatis memiliki ketahanan rata-rata 40 jam. Dan apabila jam tangan tidak digunakan selama kurang lebih 48 jam – 72 jam, tenaga pada rotor akan habis dan akan membuat jam tangan berhenti bergerak. Hal ini menyebabkan jam tangan tidak lagi berfungsi dan harus digerakkan terlebih dahulu agar rotor pada jam tangan otomatis dapat menyimpan tenaga kembali dan dapat digunakan seperti sebelumnya.

Pertanyaan-nya adalah bagaimana sebuah jam tangan bergerak dengan hanya mengandalkan mesin-mesin kecil yang dibentuk sedemikian rupa? Hebat sekali bukan?

  1. Jam tangan Kinetic

Meskipun sama dengan jam tangan otomatis yang memiliki rotor sebagai penggeraknya. Tentu saja tetap ada perbedaan yang menjadi keunggulan jam tangan Kinetic, yaitu pergerakan rotor pada movement Kinetic mengisi daya pada kapasitor atau baterai yang terdapat pada mesin jam tangan. Dan ini merupakan perbedaan mencolok yang belum diketahui oleh orang-orang bahwa jam tangan otomatis murni menggunakan mesin sebagai penggeraknya, namun jam tangan Kinetic menggunakan tenaga listrik atau baterai sebagai penyimpan daya yang berguna menggerakkan jarum jam dan mesin pada jam tangan ini.

Movement Kinetic atau yang biasa disebut Automatic-Quartz ini menggabungkan antara konsep pengisian daya yang diterapkan oleh movement mekanis otomatis dengan jam bertenaga lisitrik atau Quartz. Konsep mengenai jam tangan Kinetic ini ditemukan, dikembangkan, serta dipatenkan oleh perusahaan jam ternama asal Jepang, Seiko.

Seiko berpendapat Kinetic adalah sebuah platfrom baru penggabungan antara tenaga otomatis dengan teknologi Quartz yang mampu membuat jam tangan lebih akurat. Pada saat itu Seiko memperkenalkannya dengan nama AGM (Automatic Generating Movement) dan sesuai dengan harapan Seiko, platfrom baru ini sukses sebagai jam tangan yang ramah lingkungan, akurat dan tahan lama.

Keunggulan lain dari jam tangan Kinetic adalah meskipun jam tangan ini akan tetap mati bila tidak digunakan. Power Reserve pada jam tangan Kinetic bisa bertahan 1,5 bulan sampai 6 bulan tergantung pada kaliber yang digunakan. Dan keunggulan inilah yang membuat jam tangan Kinetic diterima baik di pasaran.

Selain dari itu, jam tangan Kinetic yang tidak lagi berjalan akan ‘mematikan’ dirinya untuk menghemat daya, inilah yang menyebabkan jam tangan Kinetic akan mencari waktunya sendiri ketika “dibangunkan” setelah lama tidak digunakan dalam kondisi mati, dengan catatan Power Reserve-nya masih menyimpan daya. Ini merupakan teknologi canggih Auto-Relay yang di tanamkan oleh Seiko.

Jadi diantara kedua jam tangan canggih ini manakah yang menjadi kesukaan kamu? Atau barang kali kamu sudah memiliki salah satu bahkan kedua dari jam tangan ini? Tuliskan pengalaman kamu dalam menggunakan jam tangan canggih ini di kolom komentar.

Dan bagi kamu yang belum memiliki salah satu dari kedua jam tangan ini bisa langsung klik foto di bawah ini untuk informasi mengenai jam tangan Automatic atau Kinetic dari Seiko.

Temukan Sejarah Perkembangan Jam Tangan di Dunia yang Belum Kamu Ketahui Disini!

05 Nov 18
radatime
, , , , , , , , , ,
No Comments

Sebelum ada teknologi seperti sekarang ini, orang-orang jaman dahulu menentukan waktu siang dan malam melalui sebuah jam matahari (Sundial). Jam matahari pertama kali digunakan sekitar 3.500 tahun sebelum Masehi. Jam ini menunjukkan waktu berdasarkan pada posisi matahari. Caranya, dengan memanfaatkan bayangan yang jatuh pada permukaan datar yang kemudian ditandai dengan jam-jam dalam satu hari.

Kemudian sekitar 1400 SM, jam pasir pertama kali ditemukan di Mesir, tepatnya di kuburan Amenhoterp I. Orang Mesir kuno memang terkenal dengan kebudayaan dan intelektualnya yang tinggi. Peninggalan ini berupa bejana kecil berisi air yang mempunyai lubang di bagian bawahnya yang berguna untuk meneteskan air, disebut dengan Clepsydra.

Seiring perkembangan jaman, jam mulai ditemukan mulai dari jam saku hingga di abad ke-16 berupa “jam lengan” pemberian Robert Dudley kepada Ratu Elizabeth I dari Inggris. Meskipun banyak perdebatan tentang pencipta jam tangan yang pertama kali adalah Abraham-Louis Breguet yang membuat jam untuk Caroline Murat, saudari Napoleon dan ratu Napoli.

Penggunaan jam saku pada saat itu sedikit merepotkan, ditambah lagi semenjak Perang Dunia I dimulai. Jam tangan sangat diperlukan oleh para prajurit di medan perang untuk mengkoordinasikan taktik dan strategi. Karena banyak nya pria yang terjun menjadi tentara, popularitas jam tangan di kalangan pria pun semakin naik. Setelah selesai dengan Perang Dunia I, di tahun 1924 Kinttaro Hattori memperkenalkan Seiko ke dunia. Jam tangan pertama yang menggunakan baterai sebagai penggeraknya. Mengalahkan jam tangan yang memiliki penggerak Automatic yang terlebih dahulu tercipta.

Memperkenalkan jam tangan dengan penggerak baterai ke dunia setelah banyak masyarakat yang menggunakan jam tangan mekanikal bukan lah hal yang mudah. Setelah sempat menarik kembali jam tangan yang sudah beredar di pasaran pada masa itu, Seiko mencoba memperbaiki case bagian belakang pada jam buatan nya yang sempat menjadi permasalahan sehingga membuatnya ditarik dari pasaran. Hingga pada tahun 1970 jam tangan quartz semakin populer karena berbagai kelebihan yang di tawarkan jam tangan quartz dibanding dengan jam mekanikal.

Kelebihan dari jam tangan quartz sendiri adalah tingkat akurasi nya yang baik, biaya produksi yang lebih kecil, sehingga mampu menurunkan harga jual dari pada jam tangan mekanik lain nya. Sebagai pemilik jam tangan quartz kamu juga tidak perlu berulang kali mengatur ketepatan waktu seperti yang biasa di lakukan pada jam tangan mekanikal. Daya tahan jam tangan quartz sangat tahan lama, ada yang bertahan hingga 1-2 tahun atau 2-3 tahun, untuk jam tangan dengan fitur Chronograph bahkan bisa bertahan hingga 4-5 tahun.

Dan untuk pertama kali nya jam digital diperkenalkan di dunia pada tahun 1957, Hamilton Watch Company yang berasal dari Lancaster, Pennsylvania, AS. Namun pada saat pertama kali diluncurkan, keakuratan jam digital ini masih bergantung pada balance wheel/kumparan penyeimbang yang mekanisme nya masih sangat tradisional. Ini lah yang menyebabkan akurasinya tidak berbeda jauh dengan jam tangan mekanikal yang beredar pada saat itu.

Mengambil dari kekurangan jam tangan digital ciptaan Hamilton, Casio pun memulai debut nya dalam dunia jam tangan digital pada tahun 1983, dengan menawarkan jam tangan digital yang memiliki tingkat ketahanan atas benturan yang sangat kuat yang dinamakan G-Shock dengan baterai yang tahan hingga 10 tahun lama nya. Sampai saat ini jam tangan Casio G-Shock sangat digemari di seluruh dunia, bahkan dalam kalangan artis Holywood.

Menyadari atas kebiasaan masyarakat yang semakin memperhatikan tentang management waktu dan gaya berpakaian sehari-hari terutama pada saat pergi ke kantor dan acara-acara resmi. RADATIME mengadakan promo Fash11on Eleven dengan Diskon sd 35% + Extra Diskon 5% untuk jam tangan dari Alba, Bonia, Fila, Fossil, Aigner, Aries Gold, Calvin Klein, Daniel Wellington, Guess, Swatch, Ted Baker. Promo ini  berlaku sampai 30 November 2018! Yuk, yang mau upgrade jam tangan nya, buruan beli sekarang juga dengan cara klik gambar dibawah ini. Happy Shopping😉

 

Meet All New Gravity Master Watches First Launched at Baselworld 2018

22 Oct 18
radatime
, , , , , , , ,
No Comments

 

Pada awal diperkenalkan kepada publik, banyak orang yang berpendapat bahwa jam tangan adalah barang yang rentan pecah dan mudah rusak. Kepercayaan masyarakat ini lah yang menjadikan Casio termotivasi untuk membuat sebuah kemajuan terbaru dalam dunia jam tangan. Pada tahun 1983 Casio hadir mematahkan pandangan masyarakat dengan melahirkan jam tangan yang dikenal sebagai G-Shock, yang dibuat memang ingin menghancurkan pandangan masyarakat mengenai jam tangan adalah perhiasan yang rapuh dan mudah pecah.


G-Shock menawarkan jenis baru dari jam tangan yang tidak terpengaruh oleh benturan kuat ataupun guncangan yang mungkin dialami. Desain nya yang menggambarkan ketangguhan dan unik dengan fungsi nya yang berhasil membuat orang-orang terkagum atas ketangguhannya. Pada tahun 90’ an jam tangan ini menjadi benar-benar popular dan menghasilkan penjualan yang begitu besar. G-Shock banyak mengambil berbagai teknologi terbaru dalam pembuatan jam tangan tahan goncangan ini, mulai dari mesin hingga bahan resin sebagai pembentuk badan jam tangan ini untuk menghasilkan jam tangan kuat dengan desain unik dan paduan warna menarik.


Setelah cukup lama berpengalaman didunia fashion jam tangan, Casio pada tanggal 22 Maret 2018 di acara Baselworld 2018 untuk pertama kalinya memperkenalkan Casio G-Shock Gravity Master GR B100. Dengan menggunakan Bluetooth, jam tangan ini dapat terhubung ke aplkasi smartphone G-Shock Connected untuk menjaga update waktu yang akurat, termasuk dalam perubahan zona waktu. Salah satu fitur baru dari GR-B100 adalah Timer yang bisa menghitung mundur ke waktu dan tanggal yang sudah ditentukan, tak berhenti sampai disitu jam tangan ini juga dilengkapi dengan fitur Flight Log yang berguna untuk mencatat waktu dan data lokasi yang didatangi, dengan kemampuan untuk memeriksa titik dan rute yang dilakukan pada peta yang terdapat di aplikasi.


Seri Gravity Master ini hadir dalam 3 warna, keseluruhan hitam dengan aksen biru pada bezel dan strapnya untuk GR-B100-1A2, keseluruhan hitam dengan bezel berwarna abu-abu dan muka dial beraksen hijau untuk GR-B100-1A3, dan keseluruhan hitam dengan bezel berwarna rose gold dan aksen orange pada strap nya. Selain dua fitur terbaru nya yang sudah disebutkan diatas, terdapat fitur-fitur lainnya yang umumnya sudah ada di jam tangan Casio G-Shock, ketahanan atas tekanan air 200 meter, Shock Resistance, lampu LED otomatis, Stopwatch, Alarm, Kalender otomatis, World Time ( dengan 39 zona waktu / UTC ) dan format 12/24, semuanya terbalut indah dalam diameter 53,8 mm.


Bagi RADATIMERS penggemar jam tangan Casio G-Shock anda bisa mendapatkan Diskon sd 40% dengan Extra Diskon 5% + 3% untuk semua jam tangan Casio G-Shock yang ada di RADATIME. Buruan klik gambar diatas ini jika kamu ingin lihat atau beli jam tangan Casio seperti yang diatas!

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com