Angka “50 meter” di belakang jam tangan sering disalahartikan. Jadi, sebenarnya aman dibawa berenang atau tidak? Bayangkan kamu baru membeli jam tangan dengan tulisan “Water Resistant 50M” atau “5 ATM” di bagian belakangnya. Lalu kamu berpikir:
“Berarti bisa dibawa menyelam sampai 50 meter, dong?” Belum tentu.
Bahkan, angka 50 meter pada jam tangan bukan berarti jam tersebut dirancang untuk digunakan pada kedalaman 50 meter di dalam air. Di sinilah banyak orang salah memahami istilah water resistance. 5 ATM Itu Sebenarnya Apa? ATM pada jam tangan bukan sekadar angka kedalaman. 5 ATM berarti jam diuji pada tekanan sekitar 5 bar/atmosfer dalam kondisi pengujian tertentu. Masalahnya, kondisi di dunia nyata tidak sama dengan pengujian statis di laboratorium. Gerakan tangan saat berenang, hentakan ketika masuk ke air, atau tekanan air yang berubah dapat menghasilkan tekanan dinamis yang berbeda dari angka pengujian tersebut Jadi: 50M ≠ bisa menyelam 50 meter. Lalu, 5 ATM Boleh Berenang?
KENAPA ANGKA METER BISA MENYESATKAN?
Karena angka tersebut berkaitan dengan tekanan, bukan semata-mata kedalaman. Bayangkan kamu sedang diam di dalam air. Tekanannya berbeda dengan ketika tanganmu bergerak cepat. Saat berenang, tubuh dan tangan terus bergerak. Ketika tangan menghantam permukaan air, tekanan sesaat yang diterima jam dapat lebih tinggi daripada kondisi statis. Itulah sebabnya water resistance tidak bisa diterjemahkan secara sederhana menjadi “jam ini bisa digunakan sampai kedalaman X meter.”
JADI, APA BEDANYA 3 ATM, 5 ATM, 10 ATM, DAN 20 ATM?
Secara umum, semakin tinggi rating water resistance, semakin besar ketahanan terhadap tekanan air. Tetapi sekali lagi, rating bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Sebagai gambaran, berikut panduannya:

ADA HAL LAIN YANG SERING DILUPAKAN : KONDISI JAM
Water resistance sebuah jam tidak bersifat permanen. Seiring waktu, gasket atau seal pada jam dapat mengalami penuaan. Benturan atau perubahan pada komponen juga dapat memengaruhi kemampuan jam menahan air. Ketahanan air dapat berkurang seiring usia dan kondisi komponen. Artinya, sebuah jam yang dulu tahan air belum tentu memiliki performa yang sama bertahun-tahun kemudian. Terutama jika jam pernah terbentur keras, dibongkar, mengalami perubahan atau kerusakan pada gasket, atau sudah lama tidak diperiksa.
Jangan Operasikan Crown Saat Jam Basah. Ini salah satu kebiasaan kecil yang bisa berdampak besar. Jangan menarik atau memutar crown ketika jam sedang basah, kecuali produsen memang secara khusus merancang sistem crown tersebut untuk kondisi itu. Crown tidak dioperasikan ketika jam basah karena air dapat masuk ke dalam casing. Hal yang sama berlaku untuk tombol pada banyak jam. Jadi setelah berenang atau terkena air: keringkan dulu → baru operasikan jam.
Air Laut Juga Bukan Teman yang Bisa Dianggap Sepele. Kalau jam memang digunakan di laut dan produsen mengizinkannya, setelah digunakan sebaiknya jam dibilas dengan air tawar dan dikeringkan. Air panas bukan situasi yang sama dengan air biasa. Panas, uap, sabun, dan kondisi seperti sauna dapat mempercepat penurunan performa seal pada beberapa jam.
Jadi, Jam 5 ATM aman dipakai berenang atau tidak? Tidak dianjurkan.
Temukan lebih banyak cerita, pengetahuan, dan inspirasi seputar dunia jam tangan bersama RADATIME. Radiate Moments In Time

