harapan baru 2021
ARTIKEL,  NEWS & EVENT

Harapan Baru 2021 – Live Life To The Fullest

“My philosophy in life is that you only live once. Live life to its fullest”
– Richard Branson

Akhirnya tiba di penghujung tahun 2020 tiba di awal pintu harapan baru di 2021, tahun ini tahun yang menantang bagi banyak kalangan. Sungguh ironis bahwa di zaman yang serba moderen dengan kemajuan pesat di bidang militer dan kesehatan, dunia dikejutkan oleh serangan biologis yang meluluhlantakkan banyak fondasi-fondasi kehidupan.

Namun, akhirnya kita bersama akan segera melewati tahun pandemi COVID-19 ini. Hal positifnya adalah pandemi ini malah mendorong kemajuan pesat yang disebut “the next normal”, jadi jangan lewatkan kesempatan langka ini dengan selalu mengoptimalkan momen di setiap kondisi.

Flashback Tahun 2020

Pada kuartal I di tahun 2020 (Januari – Maret), dunia diawali dengan kepanikan yang bermula dari “lock down” pertama dari negara China pada bulan Januari. Banyak kalangan yang mengetahui kondisi ini pontang-panting menyiapkan strategi, salah satunya adalah ‘runway’ atau persiapan jumlah dana yang tersedia agar bisnis bisa survive jika tiba-tiba stop operasi misalnya untuk kurun waktu 12 bulan.

Di kuartal kedua (April – Juni), situasi lebih menantang. Banyak negara melakukan lock down, salah satunya, negara Singapura yang menutup sebagian besar bandar udaranya pada bulan Mei 2020. Sontak lalu lintas nasional atau internasional pun hampir lumpuh.

Di kuartal ketiga (Juli – September), berbagai bandar udara di dunia sudah mulai dibuka. Demikian juga berbagai kegiatan bisnis dengan mengadopsi protokol kesehatan seperti social-distancing.

Di kuartal terakhir tahun 2020, aktivitas mulai pulih dengan kecepatan yang terus bertumbuh. Dan di bulan Desember 2020, kabar baik pun hadir bahwa vaksin COVID-19 sudah tersedia.

Dalam menyikapi tahun 2020, ada yang menyimpulkan bahwa tahun ini adalah tahun yang buruk, akan tetapi di sisi koin yang berbeda, tahun ini merupakan tahun akselerasi untuk belajar, bertumbuh dan optimalisasi.

Transformasi Di Masa Pandemi COVID-19

‘Live the life to its fullest’ menginspirasi untuk mengoptimalkan setiap momen dengan gigih sehingga tahun 2020 pun menjadi tahun bonus. Di luar dari besarnya tantangan yang melanda, hal positif yang terjadi di era pandemi ini adalah transformasi pengotimalan teknologi yang sangat cepat. Aktivitas tanpa tatap muka menjadi solusi dari banyak aktivitas seperti kegiatan rapat, kegiatan sekolah hingga kegiatan transaksional.

Teknologi sebenarnya sudah disadari mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi sebuah kegiatan. Namun, dengan adanya pandemi, pembelajaran dan transformasi malah tumbuh jauh lebih cepat melebihi dari yang diperkirakan. Baik dari anak kecil hingga orang berumur lanjut, harus bergantung kepada teknologi online untuk mengakses ke luar dan dunia selama masa pandemi.

Hal ini mengakibatkan pengadopsian teknologi di skala kecepatan yang sangat pesat. Sehingga di tahun 2021, produktivitas, efektivitas dan efisiensi dengan kemajuan pesat berpotensi terjadi, baik dari sisi pengguna maupun sisi penyelenggara. Apakah ini peluang atau ancaman?

teknologi baru 2021
Seminar Anthony Robbins yang dihadiri oleh 22.500 orang dengan studio virtual 360 derajat
https://www.avinteractive.com/markets/live-events/tony-robbins-22500-guest-360-virtual-studio-21-07-2020/

Hal baik juga terjadi di ekologi kehidupan, yaitu turunnya emisi karbon dunia hingga 7% di bawah tahun 2019. Hal yang mungkin sangat sulit untuk diwujudkan dalam kondisi normal untuk menjaga kestabilan kehidupan di bumi. Ini disebabkan oleh berkurangnya frekuensi transportasi dan manufaktur.

Emisi karbon CO2 yang berlebihan menyebabkan pemanasan global dan merupakan salah satu faktor utama bencana alam seperti naiknya temperatur udara, kekeringan, kebakaran liar, berubahnya pola musim hujan, mencairnya gletser dan salju yang menyebabkan naiknya permukaan air laut.

Menurut CNBC, sebanyak 68.7% kandungan air tawar berada di gletser yang terus mencair. Jika gletser mencair, maka permukaan air laut akan naik setidaknya 60 meter. Cara mencegahnya adalah pengurangan emisi karbon. Masa pandemi ini juga mendorong kecepatan pertumbuhan pengadopsian teknologi yang berpotensi menekan emisi karbon, contohnya rapat daring (online) yang bisa mengurangi frekuensi menggunakan kendaraan.

Transformasi Bisnis Jam Tangan

Di bidang jam tangan, yang awalnya diperkirakan akan terpukul malah ternyata mendapat respon yang baik. Ini terbantu karena jam tangan sudah dipandang bukan hanya sekedar aksesoris tetapi sesuatu yang bermakna, yang membawa dan menjaga hal tak ternilai yaitu “waktu”.

Transaksi penjualan jam tangan yang sebelumnya didominasi oleh transaksi tatap muka, terus bergesar ke daring (online). Pelanggan sangat dimudahkan untuk mencari jam tangan pilihannya terutama bagi yang telah terbiasa menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari. Lebih menyenangkan, transparan dan fleksibel adalah berbagai alasan pelanggan yang menikmati transaksi via daring.

Di masa pandemi, kami juga berkesempatan untuk merefleksi diri apa yang bisa kami berikan kepada pelanggan. Alhasil, kami malah lebih produktif dalam berkreasi dan memberi manfaat kepada masyarakat melalui tema apresiasi waktu, guna memberi semangat kepada masyarakat dalam melewati masa pandemi ini.

Radiate Moments In Time

Tahun 2020 sebenarnya cukup menantang. Dengan ketangguhan segenap tim kami dalam menikmati setiap fase waktu sehingga kami bisa melayani pelanggan dengan lebih baik dan tidak hanya selalu berbasis transaksional. Berkarya dengan penuh puji syukur yaitu selalu memancarkan setiap momen indah dalam waktu.

Beberapa Inspirasi, Motivasi & Harapan Dalam Mengoptimalkan Waktu Di Tahun 2021

Setelah melewati tahun yang berat di tahun 2020 ini, tentunya kita memiliki harapan baru di tahun 2021. Kami tentu ingin semua masyarakat dapat mengoptimalkan waktu terbaik di tahun 2021. Untuk itu saya mencoba memberikan beberapa tips mengoptimalkan waktu ala orang sukses di dunia ini.

“Waktu adalah sumber daya yang paling penting. Kamu bisa melakukan sangat banyak di dalam 10 menit. 10 menit, sekali pergi, adalah pergi untuk selamanya. Anda tidak akan dapat mendapatkannya kembali”

Ingvar Kamprad – pendiri IKEA, 10 orang terkaya di dunia versi Forbes (tahun 2005-2010).

Dalam mengoptimalkan waktu, Elon Musk (orang terkaya di dunia no. 2 versi Forbes tahun 2020) juga memiliki ‘5-minute rule’, yaitu membagi waktu menjadi kelompok per 5 menit dengan fokus yang tidak terganggu.

Saya mengakhiri artikel akhir tahun ini dengan berterima kasih kepada seluruh stakeholders yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan bagi kami. Harapan dari segenap tim mendoakan kelancaran bagi semuanya dan semoga momen berharga senantiasa terpancarkan dalam setiap waktu Anda.

Mari kita menyongsong tahun 2021 dengan harapan baru dan penuh optimis!

Live life to the fullest!

Hendra Kesuma

CEO of RADATIME

Referensi:

https://www.entrepreneur.com/slideshow/308228
https://www.theenterpriseworld.com/elon-musk-5-minute-rulehttps://sealevel.nasa.gov/understanding-sea-level/global-sea-level/ice-melthttps://www.cnbc.com/2020/12/11/covid-record-drop-global-carbon-emissions-2020.html
https://www.forbes.com/profile/ingvar-kamprad/?sh=5b6e0de017f4
https://www.forbes.com/sites/sergeiklebnikov/2020/12/08/elon-musk-passes-bernard-arnault-to-become-the-worlds-second-richest-person/?sh=4031e5e5cb0d
https://www.mckinsey.com/featured-insights/coronavirus-leading-through-the-crisishttps://kez-imagine.com/2018/04/17/meaningful-time/

Pusat Jam Tangan Original #1 Indonesia - RADATIME - PT. Rada Kreasi Indojaya #RadiateMomentsInTime

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *